Rumah Impian

MajalahImpian - Membangun rumah impian

Rumah adalah salah satu kebutuhan dasar yang paling dibutuhkan agar manusia dapat menikmati hidup yang berkualitas. Saat ini, Kebutuhan akan rumah dapat dipenuhi dengan beberapa cara yaitu:

Cara pertama: membeli rumah di perumahan yang dikelolah oleh pengembang.
Cara kedua: membangun rumah sendiri. Untuk membangun rumah sendiri kita dapat menyewa jasa arsitek atau menggunakan kreasi diri kita sendiri.
Cara ketiga: membeli rumah dari pemilik sebelumnya, jika kita memang belum mampu untuk membeli rumah sendiri kita dapat menyewanya.

Masalah terbesar dalam kebutuhan ini adalah biaya yang besar. Mahalnya harga rumah tidak lepas dari biaya produksi yang dibutuhkan untuk menghasilkan rumah. Biaya tersebut antara lain mencakup biaya tenaga kerja dan bahan-bahan bangunan yang dibutuhkan untuk membuat rumah. Selain itu biaya rumah juga mencakup biaya pembelian tanah yang menjadi lokasi pembangunan rumah tersebut.
Besarnya biaya untuk membangun rumah sering kali membuat kita kepikiran. Terlebih lagi bagi kita yang miliki uang pas-pasan. Berikut ini adalah beberapa langkah yang mungkin bermanfaat untuk diikuti untuk mendapatkan Rumah Impian.

Langkah 1: Dengan membayangkan rumah impian kita

membayangkan  rumah impian itu. Lakukan sampai rasa senang, puas dan bahagianya terasa di benak kita seperti ketika kita benar-benar mendapatkan rumah impian itu. Jangan kuatir, ini 
proses yang gratis. Kita tidak perlu membayar untuk melakukannya.

Lakukan proses ini dengan sesering yang kita mau. Lakukan ini untuk berbagai aspek yang kita inginkan dari rumah impian itu. Tentang pembagian dari ruangnya, ukurannya, bentuk rumah, matrial yang akan kita gunakan, dan lain-lain

Proses ini, selain membahagiakan, juga dapat menyemangati kita untuk mendapatkan rumah impian sungguhan. Asalkan... prosesnya tidak berhenti di sini.

Langkah 2: Menggambarkan rumah impian yang kita mau

Setelah kita puas dengan membayangkan rumah impian kita selanjutnya kita adalah menggambarkan rumah impian kita di atas kertas.
kita bisa membayangkan dan menggambarkan dapurnya. Di sisi lain, kita membayangkan dan menggambarkan kamar mandi, kamar tidur, ruang kerja, teras, kebun dan akhirnya lengkaplah gambaran detil tentang semua ruang dalam rumah impian kita.

Langkah 3: Hitung kebutuhan materi untuk mendapatkan rumah impian

Setelah kita cukup yakin dengan rancangan rumah impian kita, sekaranglah saatnya menghitung kebutuhan materiuntuk mendapatkannya. materi yang dimaksud di sini bisa berupa uang yang dapat digunakan untuk membeli rumah, membeli tanah, bahan bangunan atau membayar tukang; tetapi juga waktu kita untuk pengadaan rumah tersebut. Waktu untuk survey lokasi yang cocok, waktu untuk mencari model rumah impian, waktu untuk memastikan pembangunan rumah berjalan lancar dan sesuai anggaran dan lain-lain.

Konsultasikan dengan pihak-pihak yang lebih berpengalaman untuk perhitungan kebutuhan materi ini. kita bisa berkonsultasi kepada  para arsitek, pemborong, tukang, developer ataupun teman kita yang sedang atau baru selesai membangun rumah. Kemungkinan mereka memiki data-data penting terkait harga material, tanah dan proses yang dianggap ideal atau lebih baidalam pembangunan rumah.

Untuk keamanan kita sendiri, berapapun angka yang keluar dari perhitungan kebutuhan sumberdaya kalikanlah satu setengah sampai dua kalinya. Hal ini penting untuk mengantisipasi kenaikan harga bahan bangunan dan upah tukang serta kenaikan biaya akibat kesalahan, perubahan-perubahan, penundaan dll.

Langkah 5: Mulailah membangun dan penyelesaian rumah impian

Jika materi telah dianggap cukup memadai, maka mulailah proses pembangunan. Saat proses pembangunan, adakalanya kita merasa perlu membuat perubahan di sana sini. Jika itu terjadi, konsultasikan lebih dulu kepada kontraktor, arsitek atau tukang anda. Mungkinkah perubahan tersebut dilakukan? Apa dampaknya terhadap biaya? Apa pengaruhnya terhadap rancangan awal?

Intinya jika anda ragu-ragu dan mulai memikirkan kemungkinan perubahan, berhentikan sejenak, pikirkan tentang kemungkinan perubahan tersebut dan konsultasikan. Jika anda membuat perubahan tersebut di saat masih awal, mungkin biayanya tidak akan besar dibandingkan dengan jika perubahan tersebut dilakukan saat rumahnya hampir jadi, atau apalagi ketika sudah ditinggali.

Jika anda akhirnya memutuskan untuk tetap memilih rancangan awal setelah membuat berbagai perhitungan, maka proses ini akan meyakinkan anda bahwa anda telah mengambil pilihan terbaik untuk mewujudkan rumah impian anda. Jika anda melakukan perubahan, maka anda telah siap dengan berbagai resiko dari perubahan tersebut, termasuk penambahan waktu dan biaya pembangunan rumah.

Ada kalanya, karena keterbatasan dana dan waktu, rumah tidak dapat seratus persen selesai dalam satu kali proses pembangunan. Dalam kondisi ini, kadang kita harus menempati rumah impian dalam  kondisi setengah jalan. Banyak orang mengalami kondisi ini dan mereka dapat melaluinya dengan bahagia. Yang penting sudah punya rumah, penyelesaian bisa dicicil bertahap sesuai dengan ketersediaan dana atau materi lainnya. Jika ada menghadapi kondisi ini upayakan untuk menyelesaikan bagian dalam rumah dulu, baru bagian luar bisa menyusul. Hal ini untuk meninimalisir gangguan akibat proses pembangunan lanjutan untuk penyelesaian rumah terhadap rutinitas hidup kita.
Ada juga yang memilih menggunakan konsep rumah tumbuh. Mulai dari membangun bagian rumah utama, kemudiaan secara bertahap menambah ruang sesuai dengan perkembangan kebutuhan. 






0 Comments